Cerita Sex Mencari Kepuasan Dengan Pria Lain

Diposting pada

Selamat datang di Cerita Sex Persembahan layardewasa. saat ini Team Cerita sex ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Sex Mencari Kepuasan Dengan Pria Lain. Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

Cerita Sex Mencari Kepuasan Dengan Pria Lain

bandar sakong   bandar kiu kiu

 

Rekomendasi Situs Pasang Togel Online
Aman dan Terpercaya 2017

 

Agen Togel Batman365Daftar Toto Nusantara

Cerita Sex Mencari Kepuasan Dengan Pria Lain

Namaku Fanny aku berusia 25 tahun aku bekerja di kantor swasta. Dengan paras yang cantik berkulit putih rambut pendek terlihat sangat rapi. Tak lupa make up yang tebal selalu menempel diwajahku. Dengan kecantikanku ini aku bekerja sebagai sekretaris atasanku. Baru saja aku menikah dengan atasanku sendiri namanya Randika.

Bisa dibilang hidupku sangat beruntung bisa menikah dengan orang sukses. Sebelum menikah aku termasuk playgirl bergonta ganti pasangan sesuka hatiku. Gaya pacaran sih biasa paling sekedar cium bibir pegang payudara gitu aja. Tapi imajinasi seks ku tinggi, aku hanya bisa memainkan jari-jari ku sendiri hingga aku masturbasi.

Aku belum pernah berhubungan seks tetapi pengetahuanku tentang seks sangat luas. Aku mengetahuinya dengan membuka situs-situs porno kemudian aku horny, udah itu aja. Hati Randika besandar di didiriku, menikahiku dengan mahar yang besar. Padahal Aku menjalin hubungan asmara dengan Dia hanya 6 bulan saja.

Aku yang centil dan pandai menggoda akhirnya bisa meluluhkan hati dia. Randika pemuda yang sangat pendiam susah di takhlukan menurutku. Tapi dengan jurus andalan dan berbagai caraku, aku bisa meluluhkan hatinya. Aku terlahir dari keluarga yang biasa saja berubah drastis menjadi seorang istri pemilik perusahaan besar.

Randika yang lugu dan biasa aja sedangkan aku berpenampilan layaknya istri atasan yang selalu rapi terlihat ellegan. Waktu itu setelah resepsi pernikahan yang digelar di sebuah hotel berbintang , aku dibawa pulang ke rumah Randika. Aku dan Randika hidup bersama dalam jalinan cinta. Tinggal di rumah yang besar hanya aku dia dan seorang pembantu rumah tangga.

Hidup yang serba kecukupan , kita berdua juga sama-sama bekerja di kantor. Malam pertama bagiku dan Randika, kamar pengantin yang masih di hias bunga-bunga tampak indah. Aku bersiap diri untuk meluapkan hasratku. Randika sudah tampak di ranjang mengenakan piama, aku membersihkan badan dan berganti baju.

Keluar dari kamar mandi aku mengenakan lingerie yang terawang terlihat Bra dan celana dalamku yang berwarna hitam. Randika menatapku tajam aku mematikan lampu dan langsung mendekati suamiku. Dengan lampu yang remang terlihat dia hanya memandangiku saja, sepertinya dia dingin. Mungkin karena belum berpengalaman tentang seks.

Aku bergegas membangunkan gairah seksnya, aku cium bibirnya. Dia membalas dengan menjurkan lidahnya. Aku cium terus hingga dia tampak horny, aku pegang penisnya yang mulai agak tegang. Penis yang berukuran tidak begitu besar itu semakin tegang. Di dalam fikiranku tidak timbul rasa nafsu seperti biasanya, karena dia hanya terdiam menikmati belaianku saja.

Dia belum bisa memuaskan aku, melihat payudara yang montok dan besar hanya terdiam. Nggak pengen meremas atau menciumnya. Gak papalah aku yang harus lebih agresif ini kan baru malam pertama siapa tau malam-malam berikutnya suamiku lebih pandai memainkanaku. Aku buka celana suamiku hingga telanjang bulat, aku remas penis suamiku. Tampak sangat nikmat,

, ” Ssssshhh… Ahhh…, ” desahan suamiku dengan lirih.

Aku jilat selakangan suamikuaku kecup ujung penisnya. Semakin nikmat aku mulai terbawa suasana, akhirnya aku bisa horny juga dengan caraku sendiri.Aku kulum penisnya hingga masuk ke dalam mulutku. Mulutku terasa penuh aku terus mengulum hingga basah. Tampak suamiku menggeliat tubuhnya merasakan kenikmatan yang baru pertama ini dia rasakan,

“ Ouhhhhh…ahhhhh…sayangg…, ”hanya kata-kata itu yang keluar dari bibir manisnya.

Aku buka lingerieku, bra yang berukuran 36B aku lepas sendiri. Payudara yang besar itu menggantung dihadapan suamiku. Dia hanya terdiam tetapi penisnya membesar mengenai memekku terasa nikmat. Aku menyentuh tangan suamiku, aku arahkan ke kedua payudaraku. Dia tampak sedikit malu,

“ Remas sayang… ayo… buat aku basah sayang…, ” ucapku oenuh nafsu sex pada suamiku.

Kedua tangan tampak memegang payudaraku , dia remas-remas hingga ku horny dan basah. Aku mengeluarkan cairan dari memekku celana dalam aku basah dan aku lepas. Aku mengangkat tubuhku kedua payudara aku hadapkan pas di muka suamiku,

“ Ayolah sayang , julurkan lidah manismu… kecup kedua putingku dengan bergantian… itu akan lebih nikmat sayang, Ahhhh…, ” ucapku mesra.

“ iya sayang…, ” ucap suamiku dengan lirih.

Kecupan dan kuluman putting yang sangat lembut membuat ku tak kuasa menahan. Aku sangat horny tubuhku menggeliat manja dihadapannya. Tiba-tiba dia berbalik posisi diatasku, dia menggesekk-gesekan penisnya. Hingga masuk ke dalam lubang memek perawanku , agak sedikit susah namun dia terus mencoba perlahan.

Terlihat cairan bercampur darah keluar dari memekku yang masih perawan. Itu membuktikan bahwa aku memang masih benar-benar perawan,

“ Ahhhh… sayanggg… Ouhhhhh… Ssssssshhh… Ahhhhh… oohhhh lagi sayang, ahhh…., ” desahku.

Aku menyuruhnya agar lebih keras lagi menusukkan penisnya, tak lama kemudian keluarlah sperma itu,

“ Ouhhhh…. Crottttttttt…. Crooooottt…. croooottt……, ”

“ Nikmat banget sayang, terimakasih istriku kamu memang yang terhebat, ” ucap suamiku dengan memeluk tubuhku erat.
Sebenarnya aku nggak ngerasa puas banget, dia belum bisa memuaskan nafsu ku yang tinggi. Aku yang agresif dia hanya pasif menikmati permainanku. Gairahku yang sangat besar suamiku belum bisa mengimbanginya. Terkadang aku menyempatankan waktu untuk onani di kamar mandi untuk memuaskan diriku sendiri.

Keesokan harinya aku dan suamiku bekerja seperti biasanya. Aku masih tetap di posisiku semula sebagai sekretarisnya, kalau di kantor kita berlaku sebagai atasan dan sekretaris. Randika orang yang sangat professional dalam bekerja. Apapun masalah rumah tangga yang ada tidak pernah dia bawa masalah itu ke kantor. Itu adalah nilai plus dari dia sebagai suamiku.

Namun dalam berhubungan seks, dia belum bisa membuatku puas. Bahkan harus aku terlebih dahulu yang harus memulainya. Pernah aku ajak dia untuk melihat video-video porno tetapi dia selalu ,menolaknya. Padahal niatku baik supaya dia lebih peka dengan aku dan bervariasi dalam membangkitkan gairah nafsuku.

Kita selalu pulang larut malam, sampai di rumah jam 9 malam kalau kita nggak mampir makan dulu. Aku sengaja nggak makan di luar karena tadi aku udah pesen sama pembantu buat masak untuk makan malam. Sesampainya dirumah aku dan suamiku bersih-bersih badan seperti biasa aku selalu memakai lingerie seksi. Aku ingin menggairahkan nafsu suamiku setiap hari.

Pengantin muda dan baru biasalah kalau melakuakan hubunga sex setiap hari. Aku sering tidak menggunakan bra agar putting susuku yang besar menonjol terlihat jelas oleh suamiku,

“ Sayang… malam ini ML lagi yuk aku pengen banget sayang dan aku juga pingin cepet dapet keturunan deh…, ” ucapku mesra.

“ Aku sangat lelah sayang, rasanya udah nggak kuat lagi pengen istirahat, ” ucap suamiku sedikit memejamkan matanya.

Menyebalkan sekali suamiku ini aku udah berpenampilan seperti ini juga nggak ada respon. Coba laki-laki lain langsung deh gairah nafsunya muncul. Terlihat suamiku tertidur pulas, aku membuka celananya. Aku mainin tu penisnya hingga berdiri, dia hanya menggeliat saja. Tanpa respon apapun suamiku hanya tertidur pulas.

Aku berlari kekamar mandi aku memainkan jari-jariku seperti biasa, aku masukkan di memekku hingga basah. Setelah itu aku kembali ke ranjang mendekati suamiku, aku peluk erat dia menolaknya. Sepertinya memang dia lelah sekali, aku merasa nggak berguna di hadapan dia. Tidak terasa esokpun tiba dengan wajah yang sedikit murung aku berangkat kerja dengan suamiku.

Sesampainya di tempat kerja dia sudah sibuk saja memandangi laptop, aku dan teman seruanganku bercerita mengenai malam pertama masing-masing. Temanku Nita, dari ceritanya dia kayaknya meyenangkan sekali. Setiap hari berhunungan seks dengan suaminya. Mereka sama-sama menikmati dan memuaskan satu sama lainnya, berrbeda sekali dengan kisah sexs-ku.

Tetapi aku enggan bercerita banyak mengenai hubungan seksku dengan suamiku. Walaupun dia memang susah untuk diajak seks, dia tetap suami pilihanku jadi sebisa mungkin aku menjaga privacyku. Suamiku tiba-tiba menghampiriku,

“ Sayang… untuk satu minggu ke depan kita ada meeting di Jakarta kamu harus ikut ya…, ” ucapnya.

“ Lama banget sih sayang… kalau kamu ikut ntar yang di kantor siapa dong?, ” jawabku lalu bertanya.

“ Tenang aja nanti selama seminggu ada tim pengamat perusahan dari pusat di tugaskan di kantor kita…, ” jawab suamiku.

“ Kayaknya aku lebih baik disini saja sayang, seminggu lama loh kalau ada apa-apa aku bisa menghandel disini…, ” jawabku.

Akhirnya setelah beberapa saat berfikir, suamiku memutuskan untuk berangkat sendiri ke Jakarta aku dan aku ridak ikut. Hari itu pun tiba, aku mengantar suamiku ke airport. Aku mencium tangan suamiku dia berpesan agar hati-hati di rumah dan selalu kasih kabar.

 

Rekomendasi Agen Poker, Domino QQ, Adu Kiu
Terbaik 2017

 

wahyupoker5MEJA SAKONG

Source link

Google Trends:

bandar sakong   bandar kiu kiu