Cerita Porno Kenangan Yang Tak Terlupakan

Posted on

Selamat datang di Cerita Porno Persembahan sukaporno. Saat ini Team Cerita Porno ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Porno Kenangan Yang Tak Terlupakan Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

Cerita Porno Kenangan Yang Tak Terlupakan

Cerita Porno Kenangan Yang Tak Terlupakan

Saat itu saya sedang pingin jalan jalan ke luar kota , dan kota yang aku tuju dari awal adalah di pulau dewata.

Disana menurut ku sangatlah bebeas maka dari itu saya begitu tertarik untuk menjelajah di pulau yang penuh dengan kesenangan dan kebebasan. Saat itu saya yang sedang mencari-cari bus tour wisata ke pulau dewata. Dan setelah saya mendapatkannya, saya menunnggu beberapa hari.

Di hari kemudian saat jadwal pemberangkatan saya untuk wisata berlibur ke pulau dewata saya berkumpul bersama dengan yang lainnya di tempat tersebut. Dan sebelumnya masuk ke dalam bis tour kami satu persatu di data oleh agen tour tersebut.

Dengan nomor bangku yang telah di tentukan. Saat saya melihat setiap peserta yang di data, terlihat sekali dominan kawula muda yang satu bis denganku. Hadugh ,saya hampir lupa mina…nama saya Joko, sering di panggil jeck untuk teman2 ku.

Saya yang kebetulan bekerja di suatu perusahaan deller motor dan asalku dari semarang aja mina.. untuk usia ku masih terbilang muda yaitu 24 tahun. Oiya kembali ke cerita semula ya mina, saat itu saya sedang mencari bangku saya yang telah bernomor dan beberapa detik kemudian saya telah ketemu untuk nomor bangku saya. Namun di bangku nomor saya sudah ada seseorang, yang sepertinya telah menaruh barang bawaaan nya di bangku nomor saya. Lalu saya menyapa dan sedikit menegurnya ,

“ maaf , permisi untuk bangku nomor itu , boleh saya duduk.”

Karena saya juga ingin duduk di bangku pesenan saya. Sapaan ku terhadap wanita yang kebutlan satu bangku dengan ku. Dengan perempuan yang berdandan sangat menggoda sekali , di hiasi rambut yang berwarna kuning sedikit2 dan hitam. Lantas perempuan itu menjawab

“oiya , maaf ya..mari2 silahkan duduk.”

Dengan melihat ku juga. Lalu perempuan itu segera merapikan barang bawaan nya dan memindahklan segera di atas bangku dengan sedikit saya menbantunya.

Mungkin saya kira2 usia perempuan itu kisaran 23 tahun , hampir samam denganku. Dengan tinggi badan yang terbilang lumayan juga dan di lapisi kulit yang putih bersih juga mirip2 artis agnes monica  (coba bayangkan mina , bagaimana rasa nya kalo sebangku dengan perempuan yang cantik mirip artis ) pasti kemeceran pasti nya untuk kaum adam.

Nah , yang terpenting lagi di bagian dada nya dengan ukuran payudara yang medium (gak terlalu gede ataupun kecil ) sehingga nyaman sekali jikalau di pandang dengan mata yang melek.

Begitu padat dan berisi , sangat segar sekali untuk meremas- remas nya. Dan saat saya melihat nya ,nafasku tersa berat dan menarik nafas dalam2. Setelah saya duduk di bangku sebelahan dengan permepuan itu, saya mencoba untuk mengajak ngobrol dan basa-basi sedikit sudah berapa kali berkunjung ke Bali.

Dan gak tersa bis tour sudah berjalan menuju ke Pulau Dewata , dan kami pun sudah mulai akrab untuk sekedar berbincang saja, sambil dengan melirik ke arah payudaranya yang sekal dan padat berisi

( wow…sangat segar sekali…!!).

saya begitu terhanyut sekali sampai2 tak bisa kubayangkan kalo seandainya daging yang sekal itu bisa ku genggam dan kuaraih dengan telapak tangan ku. Saat mengobrol dengan nya tak terasa begitu asik lama kelamaan dan menjadi akrab.

Dengan cara bicara nya yang dewasa meskipun usia masih belom di katakan dewsa membuat saya betah berhadapan dengannya. Saat berkenalan dnegan nya , dia bernama Bunga
( memang benar seperti bunga dari desa yang begitu asri kecantikan nya dan menawan , sehingga membuat para lebah untuk mendekatinya).

Lalu saya menyakan ke bunga,  “ untuk apa kamu ingin pergi ke Bali “ tanyaku . jawabnya “ ya untuk refresing untuk jalan2 menghilangkan penat dari seseorang”.

Waduh , terlihat ada yang di tutup2pi sedikit prediksiku. Lalu saya mencoba untuk mengoreknya . Saya : kenapa ??

Bunga : gpp kok jeck..

Saya : ayo donk ,kenapa kook, mulai sekarang kita kan teman ..?

Bunga : lha kok kamu nanya itu terus sih…???

Saya : lha trus kenapa , kok tadi kamu bilang , hilangkan penat dari seseorang..?

Bunga : trus kenapa kalo aku penat lari dari masalah..?

Saya : kagak kok , saya kan Cuma nanya , biar saya paham masalahmu dan dengan jelas cara ngatasi masalah mu. Dan biar saya juga tau siapa kamu , dan kalo kita sudah akrab gini , saya gak mau ada yang marah..

Bunga : baik , aku certain ya , ntar giliran kamu lho ya..??

Saya : OK bunga.

Bunga : aku ini lari ke bali , hilangkan penat karena aku di tinggal pacarku kawin dengan seseorang. Dan seketika aku kecewa sekali . dan dia begitu saja meninggalkanku.

Dalam hatiku, geblek banget tu cowok , perempuan cantik2 gini malah kawin sama orang lain duh …rugi banget deh!!

Bunga : ah , udah ya..jangan di lanjutin , ak jalan jalan ke bali bukan untuk cerita masalah itu ya, aku pingin refresing sja dan sedikit bersenang-senang dengan waktu ku.

Dan aku juga gak pingin tau tentang mu lebih dalam juga jeck.

Saya : oke deh , saya mengerti Bunga.

Dengan melihat ke arahnya , alih2 pengin liat ke arah payudaranya yang sekal itu.

Saat itu , bis masih berjalan sampai arah jawa timur dan malam semakin larut. Makin asyik aja saya dengan bunga, lalu saya arahkan jaket yang saya kenakan ke Bunga karena saya melihatnya sepertinya kedinginan karena Ac yang begitu kencang.

Sedangkan dia memakai baju yang sedikit tipis, biasa lah wanita kalo memakai busana suka nya yng tipis2 biar terlihat lekukan tubuhnya. Lalu bunga menerima jaket yang saya kenakan tadi dan di pakai nya untuk menutup di bagian dadanya. Bunga sepertinya sudah mulai mengantuk.

Tak terasa Bunga mulai terlelap dan bersandar di dadaku. Sangat hangat dan nyaman sekali , dengan sedikit tekat dan nekat saya arahkan tanganku untuk memeluknya, hahaha…saya begitu beruntung banget karena dia tidak menepisku bahkan semakin menempatkan diri dalam cengkramanku.

Bis sudah memasuki kota Malang dan Bunga semakin nyenyak di pelukanku dalam tidurnya.

Saya lelaki normal melihat hal seperti ini timbul rasa nafsuku. setelah menyadari ada daging empuk di dada Bunga yang menempel pada tubuhku, lunak dan lembut apalagi saat bis melewati jalan zig zag dan bergelombang gesekan dadanya semakin kuat terasa, saya mulai merasakan ada yang bergeliat di dalam celanaku, semakin keras dan keras tambha2 semakin sempit saja celanaku.

Saat Lampu bis di redupkan dan saya melihat bangku disebelahq sudah terlelap juga. Saya mulai mengadakan serangan fajar, dengan perlahan namun pasti saya rambatkan tangan kanan yang sedang memeluk ke arah bawah ketiaknya, saya sentuh dengan lembut daging empuk yang menonjol yang sejak tadi saya incar.

Wooooooooah .., kenyal dan lembut, lalu Bunga menggeliat namun tetap diam, makin asik aja dan berani melihat kondisi saat ini, saya singkap perlahan kaosnya dari bawah melalui pinggangnya yang ramping, dengan berani saya renggut tetek nya sebelah kanan dengan menyingkap kutang nya, saya rasakan ujung teteknya mengeras, saya usap lembut dan semakin mengeras saja , dia menggeliat terbangun sedikit mengerang dan berbisik,

Bunga : “ Jeck…Jeckk.., kamu nakal.., Jangan ah”,  pintanya tanpa berusaha melarang lebih lanjut.

Nafsuku semakin menjadi, saya cium wajahnya sekilas dia malu dan merunduk, menempelkan wajahnya di dadaku dan merunduk,  saya lanjutkan serangan fajar dengan mengusap terus payudaranya yang kenyal nan lembut.

Tonggakku semakin mengeras dan tampaknya dia menyuadarinya , perlahan dia sentuhkan dan arahkan tangannya ke arah kemaluanku dan dia menatapku.

“Aku.., Aku..”, belum sempat dia bicara, saya sodorkan bibirku dan disapu nya dengan mesra. Saya lihat sekelilingku masih tetap terlelap dan saya terus meremas payudaranya sambil mempermainkan pentil susunya yang semakin mengeras tersebut.

Saya semakin menjadi bringas dan merasa aman saja karena bagian dada Bunga telah tertutup dengan jaket hangatku, dan tangan Bunga juga gak diam dengan cekatan dan terampil tanpa arahan dielusnya burungku dari luar yang semakin mengeras itu dan saya semakin tak tahan saja karena geli dengan elusannya.

saat itu waktu menunjukkan jam 02.00 saat bis memasuki hotel di Bali, sesuai dengan kamar yang telah dipersiapkan kebetulan juga kamar saya bersebehan dengan kamar Bunga, saya bantu dia menurunkan barang-barangnya untuk dimasukkan dalam kamarnya.

Pada pemindahan barang yang terakhir dipersilakannya saya untuk duduk dulu, dan saya sudah tak sabar lagi, pintu segera saya tutup dan saya raih pinggang rampingnya, saya sodorkan bibirku dan diraihnya dengan liar dan ganas.

Lalu saya dan dia saling melumat, tanganku mulai bergerak menangkap gumpalan di dadanya, sambil berjalan saya dudukkan dia di ranjang sambil saya peluk dan saya raba punggungnya, kini sampailah pada pengait kutang, saya tarik pengaitnya dan lepas, saya semakin bebas memegang dadany yang sekal padat dan dia menggeliat liar sambil mendesis, kancing kemejanya yang dikenakan saya tarik sampai lepas dan dengan segera saya lepas kemejanya.

Saya begitu takjub sekali dan terkagum, saya lihat pemandangan yang sungguh amazing gadis dengan tubuh bagus dengan dada ternganga tergolek indah, seperti gundukan yang mencuat dengan puncak coklat kemerahan mencuat, kulit putih mulus dengan memakai celana jeans nya dia terpejam, mulut saya mulai menyusuri wajah turun ke leher dan akhirnya terhenti pada ujung payudaranya..,  saya hisap..hisaap..,  terus sambil tak henti-hentinya tanganku meraba pada bagian lain.

“waduuuh….Oh.., aaahh.., jeckk….”, gumamnya.

Dengan tangan ini mulai turun ke bawah, saya buka kancing celananya dan perlahan saya masukkan tanganku pada bagian lunak berbulu lebat dan mulai becek2.

Saya usap dengan lembut, dia pun tidak menolak bahkan memegang tanganku untuk lebih lama bersemayam di tempat becek tersebut. Saya masukkan perlahan jari tanganku..,

basah dan semakin becek aja, dia semakin liar bergerak dan saya lihat wajahnya memerah.

Tanganku terhenti pada benda kecil yang ada diantara bukit berbulu tersebut, dengan lincahnya saya mainkan putar-putar benda kecil yang bernama itil dan saya dapatkan vaginanya semakin banjir aja.

Bunga : ” Jeck…Jeck…Aku nggak tahan Jeck.., ah.., aahh”,

Dipeluknya saya erat-erat dan mulutku masih tetap menghisap pentil dadanya. Dengan perlahan dia menurunkan seluruh kain yang menempel di tubuhnya, kini semuanya terlihat gamblaang,  gadis dengan kulit mulus tanpa sehelai kain pun tergolek mesra di ranjang.

Dengan ada gundukan yang tertutup hitam penuh bulu menarik sekali nampaknya. di sontakkan tanganku untuk menjauh dari kemaluannya, dan dengan tiba-tiba dia terbangun, didorongnya perlahan tubuh saya sampai telentang dan Bunga mulai merangsangku dengan ganas, ditariknya kancing bajuku, celanaku, semuanya terlepas tinggal CD saja,

kami tersenyum dan dengan perlahan Bunga mulai melakukan aksinya, di cumbui dan dihisapnya dadaku dan dikecupnya perlahan, dia meraba CD ku dari luar pelan dan terasa nikmat, tangannya yang gemulai mulai merambah ke dalam CD ku dan

“ Tuuuuiiiingg….”,

ditariknya keluar batang kontolku yang sudah tegak berdiri.

“Haaahhh….,”,

serunya berdesah,

Bunga : “Belum pernah aku melihat burung yang seperti ini”.

saya lirik burungku dengan ujung yang membonggol memerah dan berdenyut keras.

Bunga : “Ini punya manusia apa supeer hero?”, tanyanya memanja.

Saya : “Punya manusia dengan kekuatan dan ukuran super hero…”, jawabku terpejam dan pada saat itu pula saya lihat ujung burungku sudah masuk dalam mulut Bunga .

Di sepongnya burungku sampai pipinya kelihatan kempoot sekali. Dengan Mataku yang terpejam merasakan nikmatnya sepongan Bunga. Tanganku membelai rambutnya sambil sesekali saya tarik rambutnya.

Tidak berhenti sampai di situ saja buah zakarku tidak lepas dari keganasan mulut Bunga, terasa bergerinjal dan basah. saya mengerang dan Bunga semakin liar dan brutral memasukkan burungku ke dalam mulutnya yang mungil dengan cepat keluar masuk sampai terlihat otot kemaluanku semakin memerah dan tanganku juga tidak mau diam dengan meraih kemaluan Bunga, saya obok2 dengan jemariku memelintir itilnya. Dia mulai memuncak, dipegangnya gagang kemaluanku dan ditutunnya ke dalam lubang mekinya, dia diatasku.

Bunga : ” Sekarang ya Jeckk, aku nggak kuat.., uuhhh….”, erangnya. saya diam saja dan,

Saya : “OK , Siap”,

Lalu ditekannya kuat-kuat mekinya menutupi rudalku.

Saya geli bukan kepalang, tapi saya lirik masih kepala kontolku saja yang tenggelam dalam vaginanya, digoyangnya lagi vaginanya perlahan, perlahan-lahan amblas di santap mekinya.

Dia menjerit dan mengerang begitu merasakan mekinya penuh dengan kontolku, sesak rasanya kontolku tidak dapat bergerak di dalam vaginanya. Kami diam sejenak,

saya rasakan kontolku seakan-akan dipijat-pijat dan berdenyut,

Saya :“ooouaahh”, erangku.

Bunga mulai bergerak maju mundur dan naik turun. Semakin lama semakin cepat disertai erangan manja yang membuat saya semakin terangsang. Saya pegang pinggangnya untuk membantu lancarnya gerak kontolkuu menerjang mekinya . Dan,

Saya : “Ooohh.., “dengan kuat sekali dia memelukku dengan kaku sambil berteriak histeris.

Bunga : “Aduuuuuh aku nggak kuat mau keluar jeck”, erangnya.

Saya rasakan semakin licin kontolku menerjang mekinya. Dipeluknya saya erat-erat dan saya rasakan adanya cakaran yang menancap di punggungku.

BUnga : “Jangan gerak dulu jeck aku nggaak tahaaaaan..”, pintanya.

Saya diamkan kontolku tetap bersembunyi di mekinya. Tidak lama kemudian dia lemas dan telentang, saya lihat kontolku masih tegak berdiri dan siap menancap.  Saya ambil handuk dan saya usapkan pada mekinya yang banjir. Setelah kering saya coba memberikan rangsangan dengan membiarkan mulutku menjilatinya.

Dan Supeerrr, BUnga mulai ereksi lagi, Bunga menggeliat begitu lidahku mempermainkan itilnya,  saya gigit kecil dan saya dengarkan suara teriakannya semakin mendesah tak karuan . Di sudutkan pantatnya dan hidungku ambles ke lubangnya, tercium aroma segar dan nikmat di mekinya dan batang kontolku semakin keras tegak dan memerah.

Saya berdiri dengan memegang batang kontolku, saya urai rambut di seputar kemaluan Bunga dan saya gesek-gesekkan kepala kontolku untuk menyodok itilnya,  bunga pun semakin tak karuan . saya tuntun pelan-pelan dan tidak seperti pertama tadi, batang kontolku lebih mudah menerobos meki Bunga yang sudah mulai becek itu. Dengan lancar mulai saya gerakkan maju mundur ke mekinya , dan BUnga menggoyangkan pantatnya mengimbangi style ku sembari tangannya menggapai punggungku dan sesekali desahan suaranya menambah gairahku.

Bunga : “ lanjuut ….Teruus.., jecckk,.. aahh”.

Saya : “Yaahh ..ahhh….”.

Bunga : “Ahh….uhhh………..ouuuuuhh……………”

Semakin lama semakin saya rasakan mudah menggoyang kontolku dan terasa suara ciplaaaak cepluuuk beradunya meki Bunga dengan hujaman kontolku. Kepalaku mulai hangat dan kemaluanku mulai meregang.

saya : “Bungaaaaa.., aahh……”

BUnga : “Apa Jeck.

Saya : “ Saya nggak tahan Bunga.., sepertinya Mau muncratt….”

Bunga : “Aku malah sudah 2 kali Jeck.., Tapi sebentar Jeck., jangan di muncratkan dulu

Tiba-tiba ditariknya batang kontolku dan dikocok sambil mulutnya menyedot ujung kemaluanku, dengan ganasnyaa ditarik dan dimasukkan secara cepat kontolku pada mulutnya yang mungil dan tak henti-hentinya dia berguman, saya semakin geli dan geli,

Saya : “AAAaahh”,

sesaat kemudian,

“ crooot….croooott……criiiitttt….”

Saya rasakan cairan yang muncrat keluar dari kontolku dan tidak disia-siakan sama mulut Bunga , dihisap dan di sedot terus, tak terasa mulut Bunga penuh dengan tumpahan pejuhku bahkan ada yang muncrat sampai ke pipinya.

Bunga tersenyum, dibersihkannya sisa semburan pejuhku dengan mulutnya sambil terus diciumi tanpa henti dan terasa kepayang pecah rasanya kepalaku menahan nikmat yang tidak ada bandingannya.

lalu saya tergeletak tak berdaya dengan tetesan keringat yang mengucur dari tubuhku. Dipeluk, dikecupnya tubuhku sama Bunga. Dipegangnya kontolku yang mulai mengecil dan diciumnya kembali.

saya: “Aahh.., geliiii……jangan dulu yah.., saya masih letooy ”,

Bunga : “ tenang aja , kagak kok , bunga membersiin yang tadi saja, ini masih ada sisanya ”,

sambil terus melumat kontolku dan menghisapnya hingga bersih.

Bunga : “ Thank y Jeck , kamu bener2 herooo buatku ”. lalu saya usap rambut dan tubuhnya yang polos,

Saya : “Ah.., sama saja, saya juga belum pernah merasakan hal yang nikmat seperti ini”.

Lalu esok pagi menjelang dan Paginya rombongan tour melanjutkan perjalanan ke obyek wisata di bali berikutnya dan saya berdekatan dengan Bunga dan dia dengan manjanya menggandeng tanganku .  Lalu setelah pulang dari wisata Bali petualangan birahiku dengan Bunga terus berlanjut sampai Bunga melangsungkan pernikahan. Sejak Bunga sudah menikah kami tidak pernah lagi bertemu, karena Bunga sekarang tidak lagi ada di kota asal yang sama.

Google Trends: